DutaFilm: 155 film disusun menurut pesan yang dibawanya, dari keluarga dan cinta sampai mimpi dan keajaiban

Seorang duta diutus untuk membawa pesan. Film pun begitu: tiap film datang ke ruang tamu Anda membawa satu hal untuk disampaikan, tentang rumah, tentang hati, tentang kawan, atau tentang langkah berikutnya dalam hidup. Di sini 155 film disusun menurut pesan itu dalam dua belas rak duta, dan pesannya tertulis pada selempang emas di bawah tiap poster.

Para duta: dua belas pesan film

Duta keluarga Indonesia

Lihat semua (12)

Duta orang tua dan anak

Lihat semua (17)

Duta pulang ke rumah saat Natal

Lihat semua (8)

Duta cinta pertama

Lihat semua (12)

Duta cinta dari Indonesia

Lihat semua (10)

Duta cinta dari dunia, sampai 2010

Lihat semua (8)

Duta cinta dari dunia, sejak 2011

Lihat semua (14)

Duta persahabatan

Lihat semua (20)

Duta sahabat hewan

Lihat semua (10)

Duta mimpi dan kerja keras

Lihat semua (19)

Duta keberanian dan petualangan

Lihat semua (12)

Duta keajaiban

Lihat semua (13)

Panduan DutaFilm

DutaFilm: setiap film adalah duta, 155 film disusun menurut pesan yang dibawanya

Seorang duta diutus dari jauh untuk menyampaikan sesuatu. Ia datang dengan sopan, duduk di ruang tamu, dan berbicara selama satu atau dua jam. Ketika ia pamit, ada sesuatu yang tertinggal: sebuah pesan. Film bekerja dengan cara yang sama. Tiap film datang ke rumah Anda sebagai utusan dari sebuah cerita, dan sesudah layar padam, ada satu hal yang tetap tinggal.

DutaFilm menganggap serius kata "duta" dalam namanya. Katalog kami, 155 film, disusun menurut pesan yang dibawa tiap film. Ada dua belas rak duta dalam empat kelompok: Rumah, Hati, Kawan, dan Langkah. Tiap film berada di tepat satu rak.

Di bawah tiap poster ada selempang emas, seperti selempang yang dikenakan para duta pada upacara, bertulisan pesannya: Keluarga, Cinta pertama, Persahabatan, Mimpi, Keberanian, Keajaiban. Sekali lihat, Anda tahu apa yang akan dibawa pulang dari film itu.

Mengapa memilih film dari pesannya

Orang jarang mencari film karena genrenya semata. Yang dicari sebenarnya perasaan sesudahnya. "Saya ingin film yang membuat saya menelepon ibu." "Saya butuh film yang membuat saya berani melamar pekerjaan itu." "Anak-anak perlu film tentang setia kawan." Kalimat-kalimat itu menyebut pesan, dan DutaFilm menyusun raknya dari sana.

Genre memberi tahu bentuk sebuah film: lucu, tegang, atau mengharukan. Pesan memberi tahu isinya. Sebuah komedi dan sebuah drama bisa membawa pesan yang sama tentang keluarga, dan keduanya berdiri berdampingan di rak yang sama di sini.

Cara ini sangat berguna ketika menonton bersama. Keluarga, pasangan, atau sekelompok teman lebih mudah sepakat tentang pesan daripada tentang genre. Uraian gagasannya ada di Setiap film adalah duta.

Cara pesan ditentukan

Aturannya satu kalimat: tiap film masuk ke rak yang menggambarkan hal terpenting yang dibicarakan orang setelah menontonnya. Bila penonton keluar sambil membicarakan ayah dan anak, film itu duta orang tua dan anak, walau di dalamnya ada kisah cinta dan kejar-kejaran.

Tentu banyak film membawa lebih dari satu pesan. Sebuah kisah persahabatan sering juga kisah mimpi, dan kisah keluarga sering juga kisah pulang. Untuk itu kami memegang satu pegangan: pesan yang menutup film. Adegan terakhir biasanya memperlihatkan apa yang paling ingin disampaikan pembuatnya.

Keputusan ini adalah keputusan redaksi, dibuat dengan menonton dan menimbang. Anda boleh berbeda pendapat, dan perbedaan itu justru bahan obrolan yang baik sesudah menonton. Kasus-kasus yang paling sering diperdebatkan dibahas di Satu film, banyak pesan.

Papan para duta di beranda

Di bawah judul halaman ada papan dengan empat baris. Baris Rumah memuat tiga rak. Baris Hati memuat empat rak. Baris Kawan memuat dua rak. Baris Langkah memuat tiga rak. Tiap petak bernomor 01 sampai 12 dan menyebut jumlah filmnya.

Tekan sebuah petak dan halaman bergulir ke baris poster rak itu. Tiap baris menampilkan enam film yang paling dikenal, dengan tombol "Lihat semua" untuk membuka rak lengkapnya. Di bawah dua belas baris itu ada panduan yang sedang Anda baca.

Bagi pengunjung baru, langkah-langkah pertama dirangkum di Mulai di DutaFilm.

Duta 01: keluarga Indonesia

Dua belas film, seluruhnya film Indonesia, dengan rata-rata rating 7,66. Inilah rak dengan rata-rata tertinggi di seluruh papan, dan selisihnya jauh. Lima dari dua belas filmnya mencatat 8,0 atau lebih. Bila ada satu hal yang paling dikuasai perfilman kita, itulah cerita tentang rumah.

1 Kakak 7 Ponakan memimpin dengan 8,4: seorang arsitek muda mendadak menjadi orang tua bagi para keponakannya. Home Sweet Loan mencatat 8,1 dengan kisah anak bungsu yang menopang seisi rumah sambil menabung untuk rumahnya sendiri. Keluarga Cemara, Ngeri-Ngeri Sedap, dan Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti sama-sama mencatat 8,0.

Pesan yang dibawa rak ini berlapis. Keluarga Cemara berkata bahwa harta paling berharga adalah keluarga. Ngeri-Ngeri Sedap berkata bahwa orang tua pun perlu belajar mendengar. Cek Toko Sebelah dan Cek Toko Sebelah 2 bertanya apa arti berbakti ketika cita-cita anak berbeda dari harapan ayah.

Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini membuka rahasia yang disimpan demi melindungi anak-anak. Susah Sinyal mempertemukan ibu yang sibuk dengan putrinya di tempat yang jauh dari sinyal. Orang Kaya Baru, Sweet 20, dan Ali & Ratu Ratu Queens melengkapi rak dengan tawa dan air mata.

Duta 02: orang tua dan anak

Tujuh belas film dari mancanegara, dari tahun 1964 sampai 2025, dengan rata-rata rating 7,05. Bila rak pertama berbicara tentang rumah Indonesia, rak ini memperlihatkan bahwa pertanyaannya sama di mana pun.

Lion memimpin dengan 8,0: seorang anak mencari ibu kandungnya dua puluh lima tahun setelah tersesat. CODA mencatat 7,9 dengan kisah gadis yang menjadi telinga bagi keluarganya. Little Miss Sunshine dan Rain Man mencatat 7,7. Yang pertama mengangkut satu keluarga dalam mobil kuning tua, yang kedua mempertemukan dua kakak beradik yang baru saling mengenal.

Ayah menjadi pusat banyak film di sini. King Richard tentang ayah yang punya rencana. Liar Liar tentang ayah yang belajar menepati janji. Chef tentang ayah yang menemukan kembali anaknya di dapur truk makanan. We Bought a Zoo, Home Team, Mr. Popper's Penguins, dan Are We Done Yet? memainkan nada serupa dengan lebih ringan.

Dua film Mary Poppins dan Mary Poppins Returns sesungguhnya juga tentang ayah: pengasuh ajaib itu datang untuk menyelamatkan Tuan Banks. Christopher Robin mengulang pesan itu. Mamma Mia! dan Goodbye June berpihak pada ibu, dan Belfast memperlihatkan seorang bocah di antara orang tua dan kakek-neneknya.

Duta 03: pulang ke rumah saat Natal

Delapan film liburan dengan satu pesan yang sama: pulanglah. Rata-rata ratingnya 6,07, terendah di papan, dan itu wajar. Film Natal dibuat untuk ditonton sambil menghias pohon dan mengobrol, dan penilaiannya jarang setinggi drama serius.

Home Alone 2: Lost in New York memimpin dengan 6,8, disusul Elf dengan 6,7 dan This Christmas dengan 6,6. Di ketiganya, keluarga yang tercerai-berai berkumpul kembali tepat pada waktunya.

Christmas with the Kranks dan Four Christmases mengikuti orang yang berusaha menghindari keramaian keluarga dan akhirnya luluh. Candy Cane Lane dan Oh. What. Fun. menempatkan ayah dan ibu yang kelelahan di tengah persiapan pesta. Home Sweet Home Alone menutup rak.

Bagi penonton Indonesia, pesan rak ini akrab walau perayaannya berbeda. Gantilah Natal dengan Lebaran, dan ceritanya tetap sama: perjalanan jauh, rumah yang ramai, dan pertengkaran kecil yang selesai di meja makan. Ketiga rak rumah dirangkum di Duta rumah.

Duta 04: cinta pertama

Dua belas film tentang rasa suka yang datang untuk pertama kali, dengan rata-rata rating 7,08. Lima di antaranya film Indonesia.

Flipped memimpin dengan 8,0, kisah dua tetangga yang menyukai satu sama lain pada waktu yang berbeda. Words on Bathroom Walls mencatat 7,8, dan To All the Boys I've Loved Before serta Dilan 1990 mencatat 7,6. Ada Apa dengan Cinta? mencatat 7,5 dan tetap menjadi ukuran bagi film remaja Indonesia sesudahnya.

Pesan rak ini lembut: cinta pertama mengajari kita mengenal diri sendiri. Rangga dan Cinta belajar lewat puisi. Dilan dan Milea belajar lewat rayuan dan kecemasan di Dilan 1990 dan Dilan 1991. Geez & Ann belajar lewat jarak, dan Terlalu Tampan lewat komedi.

Dari luar negeri ada High School Musical, Hello, Goodbye, and Everything in Between, The Map That Leads to You, dan The Last Sunrise. Rak ini cocok untuk remaja, dan cocok pula bagi orang dewasa yang ingin mengingat rasanya menunggu balasan pesan.

Duta 05: cinta dari Indonesia

Sepuluh film Indonesia tentang cinta orang dewasa, dengan rata-rata rating 7,29 dan rata-rata durasi 124 menit, yang terpanjang di seluruh papan. Dua roman besar menyumbang angka itu: Bumi Manusia dengan 181 menit dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dengan 163 menit.

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film memimpin rak, dan seluruh katalog, dengan rating 8,8. Pesannya dewasa dan jarang terdengar: orang yang berduka berhak jatuh cinta lagi, pada waktunya sendiri. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck mencatat 7,7 dengan pesan tentang cinta yang terhalang adat.

Milly & Mamet dan Critical Eleven berbicara tentang cinta sesudah menikah: bagaimana dua orang tetap menjadi tim ketika bayi, pekerjaan, dan kehilangan datang. Sore: Istri Dari Masa Depan bertanya seberapa jauh seseorang mau berusaha demi orang yang dicintainya.

Ada Apa Dengan Cinta? 2 membawa pesan tentang urusan yang tertunda. A Perfect Fit, Aruna & Lidahnya, dan Janji Joni lebih ringan: cinta yang tumbuh di toko sepatu, di meja makan, dan di antara dua gedung bioskop.

Duta 06: cinta dari dunia, sampai 2010

Delapan film dari masa keemasan komedi romantis, 1995 sampai 2010, dengan rata-rata rating 6,92. Dua film teratasnya adalah satu pasangan yang sama: Before Sunrise dengan 8,0 dan Before Sunset dengan 7,8.

Pesan dua film itu sederhana dan dalam: percakapan yang baik adalah bentuk cinta. Dua orang berjalan dan berbicara sepanjang malam, dan itu sudah cukup untuk sebuah film.

Notting Hill berkata bahwa orang termasyhur pun hanya seseorang yang berdiri di depan orang yang disukainya. You've Got Mail berkata bahwa kita sering jatuh hati pada tulisan seseorang lebih dulu. The Holiday menyarankan pergi jauh untuk menemukan diri sendiri.

Music and Lyrics, The Prince & Me, dan Valentine's Day melengkapi rak. Ketiganya ringan dan menyenangkan, teman yang baik untuk Sabtu sore berhujan.

Duta 07: cinta dari dunia, sejak 2011

Empat belas film, sebagian besar dari layanan streaming, dengan rata-rata rating 6,62. Rak ini paling lebar rentangnya: dari 8,3 di puncak sampai 4,8 di dasar.

Dua film berangka tahun 2026 memimpin: Voicemails for Isabelle dengan 8,3 dan The Love Hypothesis dengan 8,2. Di bawahnya ada Upgraded dengan 7,2, lalu Crazy Rich Asians dan The Life List dengan 7,0.

Pesan yang paling sering muncul di rak ini adalah keberanian untuk berubah arah. Tokoh-tokohnya pindah negara, berganti pekerjaan, atau pulang ke kota kecil: Irish Wish, La Dolce Villa, Find Me Falling, The Wrong Paris, dan Your Place or Mine semuanya mengirim tokohnya ke tempat baru.

Crazy Rich Asians menambahkan pesan tentang keluarga pasangan. Picture This, Christmas at the Palace, dan Too Close for Christmas melengkapi rak, bersama Choose Love, film interaktif yang jalan ceritanya dipilih penonton. Keempat rak hati dirangkum di Duta hati.

Duta 08: persahabatan

Rak terbesar: dua puluh film, sembilan di antaranya film Indonesia, dengan rata-rata rating 7,05. Persahabatan adalah pesan yang paling sering dibawa film ke sekolah, ke asrama, dan ke lapangan.

Wonder memimpin dengan 8,1: satu kelas belajar memilih kebaikan. Bebas mencatat 8,0 dengan geng sekolah yang berkumpul lagi setelah dua puluh tiga tahun. Surat untuk Masa Mudaku mencatat 7,9 dengan persahabatan lintas usia di sebuah panti asuhan.

Sahabat masa sekolah mengisi banyak tempat: sepuluh murid dalam Laskar Pelangi, tiga pemimpi dalam Sang Pemimpi, lima sahabat dalam 5 cm, enam santri dalam Negeri 5 Menara, lima pelajar yang dihukum dalam The Breakfast Club, dan seorang pembolos dengan pacar serta sahabatnya dalam Ferris Bueller's Day Off.

Sahabat dewasa hadir dalam The Peanut Butter Falcon, Filosofi Kopi, Limbo, Fisherman's Friends, Uncle Drew, dan Bride Wars. Kelompok vokal Pitch Perfect 2 dan Pitch Perfect 3, trio Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, Middle School: The Worst Years of My Life, dan Catatan Akhir Sekolah melengkapi dua puluh judul.

Duta 09: sahabat hewan

Sepuluh film dengan rata-rata rating 7,27, tertinggi ketiga di papan. Tiga di antaranya mencatat 8,0 atau lebih: Togo dan The Art of Racing in the Rain dengan 8,1, serta Hachi: A Dog's Tale dengan 8,0.

Pesan rak ini adalah kesetiaan. Hewan dalam film-film ini memberi sepenuh hati: Hachi: A Dog's Tale menunggu, Togo berlari, dan anjing dalam A Dog's Purpose kembali lagi dan lagi kepada anak yang sama. Marley & Me menambahkan pesan yang lebih getir: mencintai hewan berarti siap berpisah.

June & Kopi membawa pesan itu ke rumah Indonesia. Dog Gone memperlihatkan seorang ayah dan anak yang makin dekat selama mencari anjing mereka. Paddington adalah beruang, tetapi pesannya sama: sambutlah yang datang dari jauh, dan ia akan menjadi keluarga.

Dumbo dan Dolittle menutup rak dengan gajah terbang dan dokter yang mengerti bahasa hewan. Siapkan tisu untuk rak ini. Kedua rak kawan dirangkum di Duta kawan.

Duta 10: mimpi dan kerja keras

Sembilan belas film dengan rata-rata rating 7,11 dan rata-rata durasi 119 menit. Inilah rak para penemu, atlet, pemusik, dan perintis, dan sebagian besar diangkat dari kisah nyata.

A Beautiful Mind dan Sing Street memimpin dengan 7,9, disusul F1 dengan 7,8. Yang pertama tentang matematikawan yang berjuang dengan pikirannya sendiri. Yang kedua tentang remaja Dublin yang membentuk band. Yang ketiga tentang pembalap senior yang kembali ke lintasan.

Dunia usaha dan teknologi diwakili The Social Network, The Founder, Tucker: The Man and His Dream, dan Tesla. Olahraga diwakili Moneyball, American Underdog, dan Back of the Net. Musik diwakili Elvis, tick, tick... BOOM!, Flora and Son, dan Blinded by the Light.

Dari Indonesia ada empat duta mimpi. Kartini memperjuangkan sekolah bagi perempuan. Gie memperjuangkan kejujuran. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan, berating 7,6, berkata bahwa menerima diri adalah bagian dari meraih cita-cita. Dan My Stupid Boss mengingatkan bahwa bertahan di kantor pun sebuah kerja keras. The Secret Life of Walter Mitty menutup rak dengan pesan untuk para pelamun: berangkatlah.

Duta 11: keberanian dan petualangan

Dua belas film dengan rata-rata rating 7,01. Lima di antaranya film Indonesia, termasuk tiga jagoan: Gundala, Sri Asih, dan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

Jurassic Park memimpin dengan 8,0, film paling dikenal di seluruh katalog. Di balik dinosaurusnya ada pesan tentang rendah hati di hadapan alam. Petualangan Sherina mencatat 7,9 dengan pesan yang dihafal satu generasi: berani, cerdik, dan setia kawan. Lanjutannya, Petualangan Sherina 2, membawa pesan itu ke hutan Kalimantan.

Hunt for the Wilderpeople, berating 7,6, memperlihatkan bocah kota dan lelaki tua yang belajar saling menjaga di hutan. Jungle Cruise, Dora and the Lost City of Gold, dan The Jungle Book membawa penonton ke rimba. Hugo berpetualang di stasiun Paris, dan Star Trek Beyond di antara bintang.

Pesan rak ini cocok untuk anak yang sedang ragu mencoba hal baru: keberanian adalah melangkah walau takut.

Duta 12: keajaiban

Tiga belas film dengan rata-rata rating 6,94. Di rak ini sesuatu yang mustahil terjadi, dan lewat kemustahilan itu tokohnya belajar sesuatu tentang hidup biasa.

Jumbo, film animasi Indonesia, memimpin dengan 7,7. The Hobbit: The Desolation of Smaug dan Groundhog Day mencatat 7,6. Yang terakhir adalah contoh terbaik pesan rak ini: seorang pria mengulang hari yang sama sampai ia belajar menjalaninya dengan baik.

Big dan 17 Again bermain dengan usia: anak yang mendadak dewasa dan orang dewasa yang kembali remaja, dan keduanya pulang dengan rasa syukur atas umur mereka sendiri. Jumanji dan Jumanji: The Next Level menjebak pemainnya di dalam permainan. Slumberland masuk ke dunia mimpi.

Buku-buku klasik menyumbang Alice in Wonderland, Charlie and the Chocolate Factory, The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader, dan The Golden Compass. Night at the Museum: Secret of the Tomb menghidupkan seisi museum. Ketiga rak langkah dirangkum di Duta langkah.

Papan dalam angka

Empat kelompok duta berbagi 155 film hampir sama rata. Hati dan Langkah masing-masing memuat 44 film. Rumah memuat 37 film. Kawan memuat 30 film. Cinta dan cita-cita, rupanya, adalah dua hal yang paling sering dibicarakan layar, dengan keluarga tepat di belakangnya.

Seluruh katalog berdurasi 17.289 menit, atau 288 jam 9 menit. Kelompok Langkah menyumbang 5.131 menit, Hati 4.866 menit, Rumah 4.089 menit, dan Kawan 3.203 menit. Rata-rata rating seluruh katalog adalah 7,03.

Rak terbesar adalah persahabatan dengan 20 film, disusul mimpi dan kerja keras dengan 19 film serta orang tua dan anak dengan 17 film. Dua rak terkecil, masing-masing delapan film, adalah pulang saat Natal dan cinta dunia sampai 2010.

Pesan mana yang paling disukai penonton

Menurut rata-rata rating, urutan kelompoknya begini: Kawan 7,12, Rumah 7,04, Langkah 7,03, dan Hati 6,95. Selisihnya tipis, tetapi di tingkat rak perbedaannya nyata.

Juaranya adalah keluarga Indonesia dengan 7,66, jauh di depan cinta dari Indonesia dengan 7,29 dan sahabat hewan dengan 7,27. Di ujung lain ada pulang saat Natal dengan 6,07 dan cinta dunia sejak 2011 dengan 6,62.

Tujuh belas film di katalog mencatat rating 8,0 atau lebih. Enam di antaranya duta rumah, lima duta hati, lima duta kawan, dan hanya satu duta langkah, yaitu Jurassic Park. Film tentang cita-cita dan petualangan disukai secara merata, tetapi film yang paling dicintai hampir selalu tentang orang-orang terdekat.

Satu angka patut diulang: lima dari dua belas film keluarga Indonesia berating 8,0 ke atas. Di rak lain mana pun, perbandingannya paling banyak tiga dari sepuluh. Ketika film Indonesia bercerita tentang rumah, penonton mendengarkan.

Berapa lama tiap duta berbicara

Pesan juga memengaruhi durasi. Duta langkah berbicara paling lama, rata-rata 117 menit, karena kisah perjuangan dan petualangan butuh ruang. Duta rumah dan duta hati sama-sama mencatat 111 menit. Duta kawan paling ringkas dengan 107 menit.

Di tingkat rak, cinta dari Indonesia memimpin dengan rata-rata 124 menit, disusul mimpi dan kerja keras dengan 119 menit. Yang paling ringkas adalah sahabat hewan dengan 102 menit dan cinta pertama dengan 103 menit.

Film terpanjang di papan adalah Bumi Manusia dengan 181 menit, dan yang tersingkat Before Sunset dengan 80 menit. Keduanya duta hati: cinta bisa diceritakan dalam tiga jam atau dalam satu sore berjalan kaki.

Duta dari Indonesia

Empat puluh tujuh film Indonesia di katalog ini tersebar di sepuluh dari dua belas rak. Lima belas adalah duta hati: sepuluh di rak cinta dari Indonesia dan lima di rak cinta pertama. Dua belas adalah duta keluarga. Sembilan adalah duta persahabatan.

Sisanya terbagi di antara keberanian dengan lima film, mimpi dengan empat film, dan masing-masing satu film di rak sahabat hewan dan keajaiban, yaitu June & Kopi dan Jumbo.

Dua rak yang kosong dari film Indonesia adalah orang tua dan anak dari mancanegara, yang memang disediakan untuk film luar, dan pulang saat Natal. Yang terakhir ini mengundang harapan: film mudik Lebaran yang hangat akan sangat cocok mengisi rak serupa suatu hari nanti.

Pesan dari masa ke masa

Katalog merentang dari 1964 sampai 2026, dan pesan yang dibawa layar bergeser bersama waktu. Film tertua, Mary Poppins, adalah duta orang tua dan anak. Film-film dasawarsa delapan puluhan di papan ini banyak berbicara tentang persahabatan dan keajaiban: The Breakfast Club, Ferris Bueller's Day Off, dan Big.

Dasawarsa sembilan puluhan dan 2000-an adalah masa duta hati: Before Sunrise, Notting Hill, You've Got Mail, The Holiday. Dasawarsa 2010-an membawa gelombang kisah nyata tentang cita-cita, dari The Social Network sampai Moneyball.

Dan sejak 2019, film Indonesia menemukan suaranya dalam pesan keluarga: Keluarga Cemara, Ngeri-Ngeri Sedap, Home Sweet Loan, dan 1 Kakak 7 Ponakan semuanya lahir antara 2019 dan 2025. Tiap zaman mengutus dutanya sendiri.

Selempang emas di bawah poster

Tiap poster di DutaFilm membawa tiga tanda. Di sudut kiri atas ada lencana kuning berisi rating penonton. Di sudut kanan atas ada lencana gelap berisi durasi dalam menit. Dan di bawah poster ada selempang emas dengan bintang kecil dan tulisan huruf kapital: pesan yang dibawa film itu.

Ada sepuluh tulisan yang mungkin muncul: Keluarga, Orang tua & anak, Pulang, Cinta pertama, Cinta, Persahabatan, Sahabat hewan, Mimpi, Keberanian, dan Keajaiban. Tiga rak cinta dewasa memakai tulisan yang sama, karena pesannya sama dan hanya asal serta tahunnya yang berbeda. Penjelasannya ada di Selempang pesan.

Halaman film dan tombol Tonton sekarang

Tekan poster untuk membuka halaman film: judul, tahun, durasi, rating, genre, sinopsis berbahasa Indonesia, pemeran utama, dan sutradara. Dari sana Anda juga dapat menyimpan film ke Daftar Saya.

DutaFilm adalah panduan: tugasnya mengenalkan film dan menunjukkan jalannya. Di bagian "Tempat menonton" ada daftar negara dan tombol Tonton sekarang. Pilih negara Anda, tekan tombolnya, dan halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan layanan langganan, sewa, beli, dan gratis yang menyediakannya. Soal bahasa dan teks terjemahan ada di Bahasa dan subtitle.

Pencarian, Daftar Saya, dan ponsel

Kotak pencarian di bilah atas menerima judul, nama pemeran, nama sutradara, dan tahun. Hasilnya tampil dengan selempang yang sama. Caranya ada di Pencarian.

Daftar Saya menyimpan pilihan Anda di peramban. Gunakan sebagai kotak surat: simpan satu duta dari tiap rak, dan Anda punya dua belas pesan untuk dua belas malam. Petunjuknya ada di Panduan Daftar Saya. Di ponsel, papan duta tersusun menjadi empat blok bertumpuk dan poster tampil dua kolom. Lihat DutaFilm di ponsel.

Film untuk dibicarakan

Pesan baru sungguh sampai ketika dibicarakan. Karena itu kami menyarankan kebiasaan kecil: sesudah film selesai, sebelum lampu dinyalakan terang, ajukan satu pertanyaan kepada teman menonton Anda.

Untuk duta rumah: "Adegan mana yang mengingatkanmu pada keluarga kita?" Untuk duta hati: "Menurutmu, mereka cocok atau hanya sedang kesepian?" Untuk duta kawan: "Siapa temanmu yang seperti tokoh itu?" Untuk duta langkah: "Apa yang ingin kaucoba setelah menonton ini?"

Lima menit percakapan sering lebih berharga daripada dua jam filmnya. Daftar pertanyaan untuk tiap rak ada di Film untuk dibicarakan.

Pesan untuk tiap usia

Pesan yang sama diterima berbeda pada usia yang berbeda. Untuk anak sekolah dasar, mulailah dari duta sahabat hewan dan keajaiban: Paddington, Jumbo, dan Charlie and the Chocolate Factory. Pesannya jelas, dan tokohnya mudah disayangi.

Untuk remaja, duta persahabatan dan cinta pertama berbicara paling keras: Wonder, Laskar Pelangi, Dilan 1990, dan The Breakfast Club. Untuk orang dewasa muda yang sedang merintis karier, duta mimpi dan kerja keras menjadi teman: Home Sweet Loan dari rak keluarga pun sering terasa seperti cermin.

Dan untuk orang tua, hampir semua duta rumah akan mengena. Ngeri-Ngeri Sedap dan Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini sering membuat para ayah terdiam cukup lama sesudah menonton. Saran lengkapnya ada di Pesan untuk tiap usia.

Para ayah di layar

Bila semua film di papan ini dikumpulkan dalam satu ruangan, kelompok terbesar di dalamnya adalah para ayah. Abah dalam Keluarga Cemara kehilangan harta dan menemukan kembali keluarganya. Koh Afuk dalam Cek Toko Sebelah ingin mewariskan toko kepada anak yang punya rencana lain. Pak Domu dalam Ngeri-Ngeri Sedap berpura-pura hendak bercerai agar anak-anaknya pulang.

Di luar negeri ada Richard Williams dalam King Richard, yang melatih dua putrinya di lapangan umum, hujan maupun terik. Ada ayah dalam Little Miss Sunshine yang menyetir lebih dari seribu kilometer demi lomba putrinya. Ada koki dalam Chef yang mengajari anaknya memanggang roti lapis dengan sungguh-sungguh.

Pesan mereka serupa: seorang ayah sering menunjukkan sayang lewat kerja, dan baru belakangan belajar mengucapkannya. Film-film ini memberi para ayah kesempatan melihat diri sendiri dari kursi penonton.

Para ibu di layar

Para ibu hadir dengan cara yang lebih tenang, dan sering menjadi jangkar cerita. Emak dalam Keluarga Cemara menjaga rumah tetap hangat ketika segalanya goyah. Mak Domu dalam Ngeri-Ngeri Sedap akhirnya menyuarakan hal yang lama dipendamnya. Ibu dalam Susah Sinyal belajar bahwa hadir lebih penting daripada menafkahi.

Lion memperlihatkan dua ibu sekaligus, ibu kandung di India dan ibu angkat di Australia, dan memberi keduanya tempat terhormat. Mamma Mia! merayakan ibu tunggal yang membesarkan putrinya di sebuah pulau. Oh. What. Fun. bertanya apa jadinya Natal bila sang ibu, sekali saja, memilih beristirahat.

Dan Ali & Ratu Ratu Queens mengirim seorang pemuda ke seberang dunia untuk mencari ibunya, lalu menemukan empat perempuan lain yang merawatnya seperti anak sendiri. Keluarga, kata film itu, kadang dipilih.

Guru yang mengubah arah

Beberapa duta di papan ini adalah guru. Bu Muslimah dalam Laskar Pelangi mengajar sepuluh murid di sekolah yang hampir ditutup, dan dari kelas itu lahir seorang penulis. Pak Balia dalam Sang Pemimpi menyalakan cita-cita tiga remaja untuk melihat dunia.

Para ustaz dalam Negeri 5 Menara mengajarkan satu kalimat yang menjadi pegangan hidup: siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Guru dalam Wonder membuka tahun ajaran dengan nasihat tentang memilih kebaikan.

Ada pula guru yang datang dari luar kelas: pengasuh dalam Mary Poppins, lelaki tua dalam Hunt for the Wilderpeople, dan pembalap senior dalam F1. Pesannya satu: di balik hampir tiap orang yang berhasil, ada seseorang yang lebih dulu percaya.

Kakak, adik, dan urutan lahir

Hubungan saudara adalah bahan cerita yang kaya, dan film Indonesia menggarapnya dengan teliti. Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini membagi ceritanya kepada tiga anak: si sulung yang memikul tanggung jawab, si tengah yang merasa terlewat, dan si bungsu yang terlalu dijaga.

Ngeri-Ngeri Sedap punya empat anak dengan empat persoalan. Cek Toko Sebelah mempertentangkan kakak yang dianggap gagal dengan adik yang dianggap berhasil. Home Sweet Loan berpihak pada si bungsu yang diam-diam menanggung semua. 1 Kakak 7 Ponakan menjadikan seorang paman sebagai kakak bagi seisi rumah.

Dari luar negeri, Rain Man mempertemukan dua saudara yang baru saling mengenal dalam perjalanan darat panjang. Tontonlah film-film ini bersama saudara Anda, dan bersiaplah untuk kalimat "itu kamu banget".

Pesan tentang meminta maaf

Banyak film di papan ini berujung pada satu adegan: seseorang meminta maaf. Liar Liar menutup ceritanya dengan seorang ayah yang berlari mengejar pesawat untuk menebus janji. Christopher Robin meminta maaf kepada putrinya dan kepada masa kecilnya sendiri.

Ada Apa Dengan Cinta? 2 dibangun di atas permintaan maaf yang tertunda empat belas tahun. Bebas mempertemukan kembali sahabat-sahabat yang berpisah karena satu peristiwa. Surat untuk Masa Mudaku berbicara tentang berdamai dengan masa lalu.

Film memberi kita latihan yang aman. Kita menyaksikan orang lain mengucapkan kata yang sulit itu, melihat bahwa langit tetap pada tempatnya, dan pulang dengan sedikit lebih banyak keberanian untuk mengucapkannya sendiri.

Resep malam keluarga

Pilih satu duta rumah, dan sesuaikan dengan siapa yang duduk di sofa. Bila ada anak kecil, ambil Keluarga Cemara atau Mary Poppins. Bila anak-anak sudah remaja, ambil Susah Sinyal atau CODA. Bila semua sudah dewasa dan pulang untuk liburan, ambil Ngeri-Ngeri Sedap.

Siapkan camilan sebelum film dimulai, simpan ponsel di meja lain, dan sepakati satu aturan: boleh berkomentar, asal singkat. Sesudah film, biarkan yang paling muda bicara lebih dulu.

Bila keluarga Anda sulit sepakat, pakai cara undian. Tiap orang memilih satu film dari rak yang sama, tulis judulnya di kertas, dan biarkan nenek mengambil satu. Minggu depan, giliran rak berikutnya.

Resep untuk berdua

Pasangan baru cocok dengan duta cinta dari dunia sampai 2010: Notting Hill atau The Holiday menyenangkan dan aman. Pasangan yang sudah lama bersama akan lebih tersentuh oleh Milly & Mamet atau Critical Eleven, yang berbicara tentang hari-hari sesudah pesta pernikahan.

Bila Anda berdua gemar berbincang, Before Sunrise adalah pilihan terbaik di papan: film itu sendiri berupa satu percakapan panjang. Tonton lanjutannya, Before Sunset, pada malam berikutnya. Keduanya hanya 181 menit bila digabung.

Dan bila Anda ingin sesuatu yang baru dari Indonesia, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film menunggu dengan rating tertinggi di katalog.

Resep untuk sekelompok teman

Teman lama paling cocok dengan Bebas: kisah geng sekolah yang berkumpul kembali akan membuat Anda saling menunjuk siapa menjadi siapa. Teman kuliah cocok dengan 5 cm, dan wajar bila sesudahnya ada yang mengusulkan mendaki gunung.

Teman kantor akan tertawa bersama My Stupid Boss. Teman yang gemar musik bisa memilih Sing Street atau Pitch Perfect 2. Dan untuk malam yang ringan, Ferris Bueller's Day Off tetap lucu empat puluh tahun setelah dibuat.

Sesudah film, satu pertanyaan cukup: "Kalau geng kita difilmkan, judulnya apa?"

Resep untuk menonton sendirian

Menonton sendirian punya kenikmatannya: Anda bebas menangis, tertawa keras, atau menjeda untuk merenung. Pada hari yang berat, pilih duta sahabat hewan. Hachi: A Dog's Tale hanya 93 menit dan membersihkan dada seperti hujan deras.

Pada malam sebelum wawancara kerja atau ujian, pilih duta mimpi: American Underdog atau The Secret Life of Walter Mitty. Pada hari ketika hidup terasa berulang, Groundhog Day adalah obatnya.

Dan ketika rindu rumah di perantauan, bukalah rak keluarga Indonesia. Bersiaplah: kemungkinan besar Anda akan menelepon ibu sebelum film selesai.

Satu film, banyak pesan

Film yang baik jarang berbicara tentang satu hal saja, dan beberapa keputusan rak kami layak dijelaskan. Laskar Pelangi adalah kisah mimpi sekaligus persahabatan. Kami memilih persahabatan, karena yang paling diingat penonton adalah sepuluh anak itu bersama-sama, lebih daripada cita-cita salah satunya.

Home Sweet Loan adalah kisah kerja keras sekaligus keluarga. Kami memilih keluarga, karena rumah yang dicari tokohnya ternyata soal orang-orang di dalamnya. Wonder bisa menjadi duta orang tua dan anak, tetapi ceritanya paling hidup di ruang kelas, maka ia duta persahabatan.

Lion adalah kisah keberanian, tetapi tujuannya seorang ibu, maka ia duta orang tua dan anak. Petualangan Sherina adalah kisah persahabatan, tetapi yang dikenang adalah keberaniannya. Penjelasan kasus lain ada di Satu film, banyak pesan.

Rumah dan rantau

Banyak duta di papan ini berbicara tentang pergi dan pulang, tema yang sangat dekat dengan penonton Indonesia. Negeri 5 Menara mengirim remaja Minang ke pesantren di Jawa. Sang Pemimpi mengantar dua pemuda Belitung ke pelabuhan dengan cita-cita kuliah di Eropa. Ngeri-Ngeri Sedap bertanya apa yang terjadi di kampung ketika semua anak merantau.

Lion adalah kisah pulang paling jauh: dua puluh lima tahun dan satu benua. Belfast berakhir dengan keluarga yang memutuskan berangkat. Limbo memperlihatkan para pengungsi yang menunggu di pulau terpencil, di antara rumah lama dan rumah baru.

Pesan film-film ini saling melengkapi. Pergi adalah bagian dari tumbuh, dan pulang adalah bagian dari berterima kasih. Bagi yang sedang jauh dari kampung halaman, rak-rak ini terasa seperti surat dari rumah.

Pesan tentang uang dan cukup

Uang adalah tokoh diam dalam banyak film keluarga Indonesia. Keluarga Cemara dimulai dari kebangkrutan dan berakhir dengan pengertian baru tentang kaya. Orang Kaya Baru membalik arahnya: keluarga sederhana mendadak berlimpah, lalu merindukan kehangatan lamanya.

Home Sweet Loan menghitung dengan teliti: gaji, cicilan, uang bulanan untuk orang tua, dan mimpi rumah sendiri yang terus mundur. Banyak penonton muda berkata film itu seperti membaca buku tabungan mereka sendiri. Cek Toko Sebelah menimbang nilai sebuah toko kecil terhadap karier di gedung tinggi.

Dari luar negeri, The Founder memperlihatkan ambisi yang melaju lebih cepat daripada persahabatan, dan Crazy Rich Asians memperlihatkan bahwa kekayaan besar membawa aturan keluarga yang sama besarnya. Pesan yang berulang: cukup adalah ukuran yang ditentukan dari dalam rumah.

Lagu yang membawa pesan

Sebagian pesan paling mudah diingat karena dinyanyikan. Laskar Pelangi punya lagu tema yang dihafal anak-anak di seluruh negeri. Petualangan Sherina punya belasan lagu yang masih dinyanyikan orang tua kepada anak mereka. Keluarga Cemara membawa pulang lagu tentang harta yang paling berharga.

Mary Poppins mengajarkan bahwa sesendok gula membantu obat tertelan, dan Mamma Mia! merangkai lagu-lagu ABBA menjadi kisah ibu dan putrinya. Sing Street dan Flora and Son memperlihatkan orang yang menulis lagu untuk mengatakan hal yang sulit diucapkan.

CODA memberi pesan itu bentuk yang paling menyentuh: seorang gadis menyanyi sambil memakai bahasa isyarat agar keluarganya ikut mengerti. Sesudah film semacam ini, biasanya ada yang bersenandung di dapur selama seminggu.

Duta di ruang kelas

Guru dan pembina sering membutuhkan film untuk membuka diskusi, dan papan ini memudahkan pencariannya. Untuk tema menghargai perbedaan, putar Wonder. Untuk tema setia kawan dan tekad belajar, putar Laskar Pelangi. Untuk tema cita-cita dan disiplin, putar Negeri 5 Menara.

Untuk tema tokoh bangsa, Kartini dan Gie memberi wajah kepada nama di buku pelajaran. Untuk tema menyayangi hewan, June & Kopi cocok bagi murid sekolah dasar. Untuk tema keberanian, Petualangan Sherina tetap ampuh setelah seperempat abad.

Sesudah pemutaran, mintalah murid menulis satu kalimat: "Pesan film ini untuk saya adalah ..." Bandingkan jawabannya. Tiga puluh murid akan memberi tiga puluh kalimat, dan di situlah pelajarannya.

Tujuh malam, tujuh pesan

Bagi yang ingin mencicipi seluruh papan dalam sepekan, inilah satu susunan. Senin, keluarga: Keluarga Cemara. Selasa, cinta pertama: Flipped. Rabu, persahabatan: The Breakfast Club. Kamis, sahabat hewan: Togo.

Jumat, mimpi: Sing Street. Sabtu, keberanian: Jurassic Park dengan camilan terbanyak. Minggu, keajaiban: Groundhog Day, pilihan yang jenaka untuk menutup pekan sebelum Senin datang lagi.

Tujuh film itu berdurasi 743 menit, kurang dari dua belas setengah jam, dan rata-rata ratingnya di atas 7,8. Sepekan kemudian, Anda sudah mengenal tujuh dari sepuluh selempang.

Bekal kecil sebelum memilih

Pertama, tanyakan pada diri sendiri: pesan apa yang saya butuhkan malam ini? Jawabannya biasanya datang lebih cepat daripada jawaban atas "mau nonton apa".

Kedua, percayai selempangnya, tetapi bacalah sinopsisnya juga. Dua film dengan pesan yang sama bisa sangat berbeda nadanya: satu membuat tertawa, satu membuat menangis.

Ketiga, sesekali pilihlah pesan yang sedang Anda hindari. Bila Anda lama menunda menelepon rumah, justru duta rumah yang paling Anda perlukan. Seorang duta yang baik menyampaikan hal yang perlu didengar.

Keempat, catat film yang pesannya paling lama tinggal. Setelah beberapa bulan, catatan itu menjadi potret kecil tentang apa yang penting bagi Anda.

Pesan tentang menerima diri

Beberapa duta membawa pesan yang paling sulit sekaligus paling perlu: terimalah dirimu. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan mengatakannya dengan jenaka lewat seorang karyawati yang diminta berubah demi jabatan. Wonder mengatakannya lewat seorang anak yang akhirnya melepas helm astronotnya di depan teman-teman.

Words on Bathroom Walls mengikuti remaja yang belajar bahwa penyakitnya hanyalah satu bagian dari dirinya. The Peanut Butter Falcon mengikuti pemuda yang kabur dari panti demi cita-cita menjadi pegulat, dan menemukan sahabat yang memperlakukannya setara. Terlalu Tampan membalik persoalannya dengan komedi: wajah rupawan pun bisa menjadi beban.

Jumbo membawa pesan ini kepada anak-anak, lewat bocah bertubuh gempal yang kerap diremehkan. Film-film ini tersebar di empat rak berbeda, dan itu sendiri sebuah pesan: menerima diri adalah bekal untuk persahabatan, cinta, dan cita-cita sekaligus.

Pesan tentang berpisah

Sebagian pesan terasa berat, dan beberapa duta datang untuk menemani kehilangan. Marley & Me dan Hachi: A Dog's Tale mengajarkan kepada banyak anak arti berpisah untuk pertama kalinya. The Art of Racing in the Rain menceritakannya dari sisi seekor anjing tua yang tenang.

Goodbye June mengumpulkan anak-anak yang sudah dewasa di sekitar ibu mereka pada pekan-pekan terakhirnya. Bebas dimulai dari kabar seorang sahabat yang sakit keras. Voicemails for Isabelle dibangun dari pesan suara untuk seorang saudari yang telah berpulang.

Film-film ini memberi ruang bagi perasaan yang jarang mendapat tempat dalam keseharian. Tonton bersama orang yang Anda percaya, dan izinkan diri Anda merasa. Sesudahnya dunia biasanya terasa sedikit lebih lapang.

Pesan dari tempat kerja

Kantor, toko, dan dapur adalah panggung bagi banyak duta. My Stupid Boss memperlihatkan atasan yang ajaib dan karyawan yang bertahan dengan humor. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan bertanya seberapa banyak seseorang perlu berubah demi kenaikan jabatan.

Moneyball berkata bahwa cara lama boleh dipertanyakan. The Social Network mengingatkan bahwa perusahaan besar bisa lahir bersama retaknya sebuah persahabatan. Chef berkata bahwa kadang langkah mundur, dari restoran mewah ke truk makanan, adalah langkah maju.

Upgraded dan Home Sweet Loan berbicara kepada pekerja muda: yang pertama dengan dongeng tentang kesempatan, yang kedua dengan hitungan gaji yang jujur. Bagi yang baru mulai bekerja, film-film ini adalah obrolan dengan senior yang baik hati.

Pesan dari para sesepuh

Orang tua lanjut usia sering menjadi sumber kebijaksanaan dalam film, dan papan ini punya beberapa yang berkesan. Kakek dan nenek dalam Belfast memberi cucu mereka nasihat yang ringkas dan jenaka. Lelaki tua dalam Hunt for the Wilderpeople belajar menyayangi di usia senja.

Sweet 20 memberi seorang nenek kesempatan menjadi muda lagi, dan ia memilih kembali demi cucunya. Uncle Drew mengumpulkan para pemain basket lanjut usia untuk satu turnamen terakhir. Para nelayan dalam Fisherman's Friends sudah puluhan tahun bernyanyi bersama sebelum dunia mendengar mereka.

Pesannya hangat: umur menambah cerita. Film-film ini menyenangkan ditonton bersama kakek dan nenek, yang biasanya punya komentar lebih lucu daripada filmnya.

Tebak selempangnya

Cobalah permainan ini bersama teman menonton. Sebutkan judul, lalu tebak selempangnya sebelum melihat poster. Sebagian jawabannya memancing perdebatan, dan itulah serunya.

Mary Poppins: keajaiban atau orang tua dan anak? Kami memilih yang kedua. Jurassic Park: keajaiban atau keberanian? Kami memilih keberanian. Paddington: keluarga atau sahabat hewan? Kami memilih sahabat hewan. Filosofi Kopi: mimpi atau persahabatan? Kami memilih persahabatan, karena kedai itu berdiri di atas dua sahabat.

Sing Street: cinta pertama atau mimpi? Kami memilih mimpi, karena band itu lebih besar daripada gadis yang menjadi alasannya. Bila Anda memilih lain, Anda punya bahan obrolan untuk sepanjang makan malam.

Film sebagai hadiah

Cara lain memakai papan ini adalah memilih film untuk orang lain. Seorang teman yang baru pindah kota akan senang dikirimi judul dari rak persahabatan. Adik yang baru lulus cocok dengan duta mimpi. Orang tua yang merayakan ulang tahun pernikahan akan tersenyum menerima saran dari rak cinta.

Kirim judulnya bersama satu kalimat: "Film ini mengingatkanku padamu." Itu hadiah yang murah, cepat, dan sering lebih berkesan daripada bingkisan. Pesan sebuah film menjadi dua kali lebih kuat ketika seseorang memilihkannya untuk kita.

Wajah yang membawa banyak pesan

Seorang pemeran bisa menjadi duta bagi beberapa pesan sekaligus. Nicholas Saputra tampil dalam lima film di papan ini, dan empat di antaranya duta hati: Ada Apa dengan Cinta?, Ada Apa Dengan Cinta? 2, Aruna & Lidahnya, dan Janji Joni. Yang kelima, Gie, menempatkannya di rak mimpi sebagai aktivis muda.

Reza Rahadian juga hadir dalam lima film, dan jangkauannya paling lebar: atasan ajaib dalam My Stupid Boss, suami yang angkuh dalam Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, suami yang berduka dalam Critical Eleven, serta peran dalam Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan dan Sri Asih. Tiga selempang berbeda untuk satu wajah.

Dian Sastrowardoyo berpindah dari cinta pertama ke cinta dewasa bersama tokoh yang sama, lalu menjadi duta mimpi dalam Kartini. Adinia Wirasti membagi empat filmnya sama rata antara rak cinta dan rak keluarga. Derby Romero tumbuh di depan penonton: bocah dalam Petualangan Sherina, lalu pria dewasa dalam lanjutannya dan dalam dua film keluarga.

Dan Iqbaal Ramadhan, yang dikenal sebagai Dilan, membawa tiga pesan dalam empat film: cinta pertama, cinta dewasa dalam Bumi Manusia, dan keluarga dalam Ali & Ratu Ratu Queens. Mengikuti seorang pemeran dari rak ke rak adalah cara lain menjelajahi papan ini.

Pesan yang sama di negeri berbeda

Salah satu kegembiraan papan ini adalah melihat pesan yang sama diucapkan dalam logat berbeda. Ambil pesan tentang ayah yang ingin anaknya meneruskan usaha keluarga. Di Jakarta, pesan itu berbentuk toko kelontong dalam Cek Toko Sebelah. Di pesisir Amerika, ia berbentuk kapal nelayan dalam CODA.

Ambil pesan tentang geng sekolah. Di Jakarta tahun sembilan puluhan ia menjadi Bebas. Di pinggiran Chicago tahun delapan puluhan ia menjadi The Breakfast Club. Di Belitung ia menjadi Laskar Pelangi. Seragamnya berbeda, kenakalannya serupa.

Ambil pesan tentang anjing yang setia: June & Kopi di Jakarta, Hachi: A Dog's Tale di Amerika dengan akar dari Jepang, dan Togo di Alaska. Tiga negeri, satu ekor yang bergoyang dengan cara yang sama.

Itulah alasan terdalam mengapa film layak disebut duta. Ia melintasi batas, berbicara dalam bahasa yang berbeda, dan tetap dimengerti, karena pesan tentang rumah, hati, kawan, dan langkah adalah milik semua orang.

Lima langkah untuk kunjungan pertama

Langkah pertama: lihat papan para duta di beranda dan pilih satu dari empat kelompok, yaitu Rumah, Hati, Kawan, atau Langkah. Langkah kedua: tekan salah satu pesan di dalam kelompok itu. Baris posternya terbuka, dengan film paling dikenal di depan.

Langkah ketiga: baca selempang di bawah poster dan lencana di sudutnya, lalu tekan film yang menarik. Langkah keempat: baca sinopsis dan lihat pemerannya. Langkah kelima: pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang untuk melihat layanan yang menayangkannya secara resmi.

Seluruh proses memakan waktu sekitar dua menit. Uraian tiap langkah, lengkap dengan saran film pembuka, ada di Mulai di DutaFilm.

Yang dijaga DutaFilm

Tiap film punya tepat satu rak, sehingga dua belas rak itu bersih dari tumpang-tindih dan jumlahnya selalu 155. Pesan ditentukan dengan pegangan yang sama untuk semua film, dan keputusan yang bisa diperdebatkan dijelaskan secara terbuka. Angka di halaman ini dihitung dari katalog itu sendiri.

Sinopsis ditulis dalam bahasa Indonesia yang wajar. Rating adalah rata-rata penilaian penonton dan ditampilkan apa adanya, yang tinggi maupun yang rendah. Tombol Tonton sekarang selalu mengarah ke halaman pencarian layanan resmi.

Dan papan ini akan tetap sederhana: empat kelompok, dua belas rak, satu selempang per film.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering datang ada di bawah ini. Versi panjangnya ada di halaman Tanya jawab.

Terimalah dutanya

Seorang duta hanya bisa bekerja bila pintu dibukakan. Film pun begitu. Ia sudah menempuh perjalanan panjang, dari meja penulis, lokasi syuting, dan ruang sunting, untuk sampai ke layar Anda malam ini dengan satu pesan di tangannya.

Pilih satu duta. Persilakan duduk. Dengarkan sampai selesai. Dan bila pesannya mengena, sampaikan kepada orang berikutnya: begitulah film yang baik berpindah dari satu rumah ke rumah lain. Selamat menerima tamu, dan selamat menonton.

Pertanyaan

Apa itu DutaFilm?

DutaFilm adalah panduan film berbahasa Indonesia yang menyusun 155 film menurut pesan yang dibawanya. Ada dua belas rak duta dalam empat kelompok: Rumah, Hati, Kawan, dan Langkah.

Bagaimana pesan sebuah film ditentukan?

Dari hal terpenting yang dibicarakan orang setelah menontonnya. Bila sebuah film membawa beberapa pesan, pegangannya adalah pesan yang menutup film.

Di mana saya bisa menonton filmnya?

Buka halaman film, pilih negara Anda di bagian Tempat menonton, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan daftar layanan resmi yang menyediakannya.

Rak mana yang paling banyak filmnya?

Persahabatan dengan 20 film, disusul mimpi dan kerja keras dengan 19 film serta orang tua dan anak dengan 17 film.

Rak mana yang ratingnya paling tinggi?

Keluarga Indonesia dengan rata-rata 7,66. Lima dari dua belas filmnya berating 8,0 atau lebih, dipimpin 1 Kakak 7 Ponakan dengan 8,4.

Film apa yang cocok untuk ditonton bersama anak?

Mulailah dari rak sahabat hewan dan keajaiban: Paddington, Jumbo, dan Charlie and the Chocolate Factory. Dari rak keluarga, Keluarga Cemara cocok untuk segala usia.

Apa arti selempang di bawah poster?

Selempang emas itu menyebut pesan film, misalnya Keluarga, Cinta pertama, Persahabatan, atau Mimpi. Lencana kuning di poster adalah rating dan lencana gelap adalah durasi dalam menit.

Bisakah DutaFilm dibuka di ponsel?

Bisa. Papan duta tersusun menjadi empat blok bertumpuk, poster tampil dua kolom, dan menu ringkas terbuka dari tombol di sudut atas.

Bagaimana cara menyimpan film?

Tekan tombol Daftar Saya di halaman film. Daftar tersimpan di peramban Anda dan bisa dibuka kapan saja dari menu atas.

Mengapa cinta dibagi menjadi empat rak?

Karena 44 film membawa pesan tentang cinta. Cinta pertama mendapat rak sendiri, dan cinta orang dewasa dibagi menjadi Indonesia, dunia sampai 2010, dan dunia sejak 2011 agar tiap rak nyaman dijelajahi.